Kajian Alternatif dan Pemecahan Masalah Kemiskinan di Provinsi Maluku Utara Bagian V

Kajian Alternatif dan Pemecahan Masalah Kemiskinan di Provinsi Maluku Utara Bagian V

Bookmark and Share

Tidore Mountain
Setelah era otonomi daerah, terjadi pemekaran administrasi pemerintahan yang cukup besar di wilayah Maluku Utara. Melalui pemekaran daerah, Pulau Tidore saat ini masuk dalam wilayah Kota Tidore Kepulauan. Kota Tidore Kepulauan atau disingkat Kota TIKEP adalah wilayah hasil pemekaran dari Kabupaten Halmahera Tengah sebagai kabupaten induk. 
Di masa lalu daerah ini merupakan kota pelabuhan yang terkenal. Sejarah Tidore yang dahulu berbentuk kesultanan memang tak lepas dari letaknya di pesisir Laut Maluku dan kekayaannya berupa rempah-rempah yang menarik perhatian bangsa Eropa. Dengan keunggulan posisi ini, Tidore dulu pernah menjadikan salah satu sentra perdagangan di Indonesia Timur. Status sebagai kota bandar rempah-rempah dimiliki Tidore bersama dengan tiga kerajaan lain, yakni Ternate, Bacan, dan Jailolo. Keempat kerajaan yang dipimpin seorang sultan itu menjadi daya tarik utama yang mampu mengundang datangnya pedagang rempah-rempah dunia dari Portugis, Spanyol, Inggris, dan Arab serta wilayah Asia lainnya. Kejayaan wilayah ini sebagai kota bandar  sekaligus penghasil rempah-rempah masih tetap dikenang sampai sekarang. Pesona Tidore sebagai produsen cengkeh dan pala masih menancap hingga kini meski tidak sekuat dahulu. Hasil pertanian tetap menjadi produk unggulan di wilayah ini. Cengkeh dan pala adalah unggulan di tiga kecamatan di Pulau Tidore, sedangkan dua kecamatan lain, yaitu Oba Utara dan Oba di Pulau Halmahera, menghasilkan kopra dan cokelat sebagai komoditas utama. Untuk membaca artikel ini dengan lengkap silakan masuk DISINI.

Related Posts :

0 komentar:

Posting Komentar

Mba Mas Silakan Diisi Komentarnya........